“Bisakah tidak melanggar aturan?” gumamku dalam hati pagi ini.
Apa yang harus kujawab. Secara memang apa yang aku lakukan di jalan
beberapa adalah kesalahan.
1. Masih suka nglanggar marka jalan. Yang garis putih tanpa putus itu lho ![]()
2. Baru juga lampu kuning, yang pada akhirnya kadang masih nglanggar lampu merah
He he… kebiasaan ngepet, alias berangkat dengan jam mepet membuat semua
serba grusa-grusu. Dan hal-hal di atas, akhirnya malah jadi kebiasaan.
Pernah suatu ketika bertekad untuk tidak melanggar semua itu dari rumah sampe kampus
Apa susahnya segh. He he he… tapi tetep aja bandel.
Dan pertanyaan itu muncul lagi, “Bisa nggak segh tidak melanggar aturan?”
Dan kupastikan hari ini aku menjawab, “BISAA!!”.
momen : perempatan bangjo colomadu, antri lampu merah
Tangkyu Allah.
0 Tanggapan ke “Bisakah tidak melanggar aturan?”